Senin, 18 Juli 2011

Ariadne

Lama, terlalu lama aku tersesat dalam pikiranku sendiri. Berputar-putar dalam batas nadir mimpi-mimpi disela tidur yang insomnia dan kenyataan yang ternodai narkolepsi.

Bagaimanalah aku hendak menjelaskannya, ariadne? Aku menunggumu dan benang merah itu.
Benang merah yang kau bawa telah terlampau kusut... atau telah terjalin? Begitu indah, tapi begitu rumit... rumit tetapi indah. Seumpama proton, elektron dan neutron yang menyusun alam semesta, menari dalam harmoni

Tak ada yang tak terjelaskan oleh logika, hanya saja, bukan lagi logika manusia.